DESTINASI WISATA BARU DI BANYUWANGI

DESTINASI WISATA BARU DI BANYUWANGI
PANTAI CEMARA BANYUWANGI
Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur berencana akan mengembangkan destinasi wisata baru yaitu Pantai Cemara di Kelurahan Pakis, Kecamatan Banyuwangi. Jaraknya hanya 3 kilometer dari pusat kota.

Pantai Cemara adalah pantai dengan hutan cemara laut yang lebat dan menjadi tempat konservasi penyu. Sesuai namanya, pantai ini ditumbuhi ribuan pohon cemara udang di sepanjang bibir pantainya.

Pantai ini dikelola oleh Kelompok Usaha Bersama (KUB) Pantairejo yang didampingi oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Banyuwangi.

"Pemkab Banyuwangi tahun ini juga mulai mencicil pembangunan infrastruktur penunjangnya, seperti akses jalan masuk, penataan lansekapnya, promosi, dan sebagainya. Saya sudah cek kemarin apa saja keperluannya. Secara bertahap kami kerjakan sampai tahun depan,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas kepadaKompasTravel, Kamis (10/3/2016).

Melihat perkembangan vegetasi di Pantai Cemara tersebut, Bupati Anas mengatakan akan mengembangkan pantai tersebut menjadi salah satu hutan kota Banyuwangi.

”Memungkinkan sekali akan kita bentuk daerah pantai ini sebagai hutan kota. Ini akan menjadi wisata bahari yang hijau," ujar Anas.

Sementara itu Ketua KUB Pantairejo M. Muhyi kepada KompasTravelmengatakan, terdapat 16.000 pohon cemara udang yang tumbuh di lahan seluas 9 hektare sepanjang 2,5 kilometer. "Awalnya kami menanam 18 ribu tapi yang hidup 16 ribu," katanya.

Pantai tersebut juga menjadi pusat konservasi penyu. Di bawah pohon-pohon cemara, penyu mendarat untuk bertelur. Puncak intensitas masa bertelur penyu di sana berkisar antara bulan Maret hingga April.

”Saat ditemukan, telur-telur penyu itu nantinya akan dipindah ke tempat penangkaran,” kata Muhyi.

KUB Pantairejo telah melepas ribuan ekor anak penyu sepanjang tahun 2015. ”Tahun lalu kami telah melepas 2.350 ekor anak penyu," ujar Muhyi.

Dengan intensitas pengunjung yang makin tinggi tiap pekannya, KUB mulai membagi area hutan tersebut menjadi dua zona.

Selain zona umum yang bisa dimasuki pengunjung secara bebas, juga ada zona inti untuk memproteksi area tempat penyu bertelur. "Hanya pengunjung yang mendapat izin bisa masuk zona inti," tegas Muhyi.


Sumber : Kompas