DUA BELAS DESTINASI WISATA PETUALANGAN PRIORITAS DI INDONESIA

PEMANDANGAN GUNUNG RINJANI
Kementerian Pariwisata akan mengembangkan 12 destinasi wisata petualangan di Indonesia. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Pariwisata Arief dalam sambutan pameran wisata Deep & Extreme Indonesia 2016 di Jakarta Convention Center, Kamis (31/3/20216).

"Dua belas lokasi prioritas wisata petualangan di Indonesia yang hikingitu Krakatau, Bromo Tengger Semeru, Rinjani. Trekking di Bali, Ijen, Komodo. Rafting di Citarik Sukabumi, Sungai Alas Aceh, Sungai Elo Jateng. Caving, wisata gua di  Gunungkidul, Pacitan, Maros," kata Arief.

Ia menambahkan pengembangan destinasi wisata petualangan juga mesti ditunjang oleh kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, pihaknya juga akan mengembangkan pemandu-pemandu wisata yang ada di destinasi-destinasi tersebut.

"Rata-rata kita mensertifikasi itu 50 per lokasi. Tahun ini 8 lokasi akan kita sertifikasi sebanyak 400 dive master. Untuk SDM arung jerang 450, pemandu wisata outbound 600 orang," jelasnya.


Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuti kepada KompasTravel menyebutkan destinasi-destinasi tersebut akan dikembangkan dengan strategi konvergensi media.

"Kita akan gunakan endorser untuk memasarkan destinasi wisata petualangan itu," tambahnya.

Di pameran wisata Deep & Extreme Indonesia 2016 ada 120 stan dari berbagai perusahaan penyedia jasa, alat dan perlengkapan, pengelola destinasi, hingga komunitas selam dan petualangan.

Beberapa rangkaian acara di Deep & Extreme 2016 seperti workshop "Dive and Drone Filming", "Tips Video Dokumentasi Traveling", dan "Safety in Adventure Travel" juga bisa diikuti pengunjung.

Pengunjung yang ingin datang ke Deep & Extreme Indonesia 2016 dikenakan harga tiket masuk sebesar Rp 25.000 per orang per hari atau Rp 60.000 per orang untuk empat hari. Deep & Extreme Indonesia 2016 diselenggarakan mulai tanggal 31 Maret hingga 3 April 2016.


 Sumber : Kompas